jump to navigation

Memecahkan misteri lebak cawene, siapakah sosok pemuda berjanggut? 6 November 2009

Posted by nurkalakalidasa in Uncategorized.
Tags: , , , , , , ,
432 comments

Lebak cawene disebutkan dalam wangsit siliwangi sebagai tempat bocah angon (sp) dan pemuda berjanggut pindah.

” Tapi, budak angon enggeus euweuh, geus narindak babarengan jeung budak anu janggotan; geus mariang pindah ngababakan, parindah ka Lebak Cawéné!”

“tapi pemuda gembala sudah tidak ada, sudah pergi bersama pemuda berjanggut, pergi membuka lahan baru di Lebak Cawéné!”

Data:
- Lebak = lembah = dasar
- Cawene = cawan = cangkir

Analisa:
- lebak cawene adalah suatu daerah yang disebut lembah yang bentuknya mirip cawan.
- lembah ada 2:
1. Lembah di darat.
2. Lembah di laut = palung.

1. Lembah cawan di darat:

dengan zaman yang sudah canggih dan masyarakat yang banyak serta disebutkan sosok sp telah diketahui, rasanya tidaklah mungkin apa bila sp pindah ke lembah yang ada didarat, dimanapun itu. Tentulah dengan mudah beliau dapat ditemukan.
- Sedangkan menurut kalimat:
“Urang Sunda disarambat; urang Sunda ngahampura.”
“Orang sunda dipanggil-panggil, orang sunda memaafkan.”
Jelaslah bahwa lebak cawene tidak ditemukan, begitu juga spnya.
- Sp akan muncul setelah:
(Wangsit siliwangi)
” Daréngékeun! Jaman bakal ganti deui. tapi engké, lamun Gunung Gedé anggeus bitu, disusul ku tujuh gunung.”
” Dengarkan! jaman akan berganti lagi, tapi nanti, Setelah Gunung Gede meletus, disusul oleh tujuh gunung.”

- Sebelum kemunculan sp, gunung gede (kerakatau) meletus yang disusul oleh 7 gunung lainnya. kita semua mengetahui, sebelum terjadi gunung meletus, pastilah ada tanda alam berupa gempa. Apa bila gunung gede (kerakatau) dan 7 gunung yg menyusul meletus dalam 1 hari, berhubungan dengan kalimat: “gempa sehari tujuh kali”.
Jangan lupa efek berantai gempa, gunung meletus, memungkinkan terjadinya tsunami.

(Ramalan jayabaya bait 159,160)
“159. selet-selete yen mbesuk ngancik tutup ing tahun sinungkalan dewa wolu, ngasta manggalaning ratu bakal ana dewa ngejawantah apeng awak manungsa apa surya padha bethara Kresna watak Baladewa agegaman trisula wedha jinejer wolak-waliking zaman wong nyilih mbalekake,wong utang mbayar utang nyawa bayar nyawa utang wirang nyaur wirang
- “selambat-lambatnya kelak menjelang tutup tahun(sinungkalan dewa wolu, ngasta manggalaning ratu) akan ada dewa tampil berbadan manusia berparas seperti Batara Kresna berwatak seperti Baladewa bersenjata trisula wedha tanda datangnya perubahan zaman orang pinjam mengembalikan, orang berhutang membayar hutang nyawa bayar nyawa hutang malu dibayar malu”
“160. sadurunge ana tetenger lintang kemukus lawangalu-ngalu tumanja ana kidul wetan bener lawase pitung bengi, parak esuk bener ilange bethara surya njumedhul bebarengan sing wis mungkur prihatine manungsa kelantur-lantur iku tandane putra Bethara Indra wus katon tumeka ing arcapada ambe bantu wong Jawa
- “sebelumnya ada pertanda bintang pari panjang sekali tepat di arah Selatan menuju Timur lamanya tujuh malam hilangnya menjelang pagi sekali bersama munculnya Batara Surya bebarengan dengan hilangnya kesengsaraan manusia yang berlarut-larut itulah tanda putra Batara Indra sudah nampak datang di bumi untuk membantu orang Jawa”
(untuk data-analisa silahkan baca memecahkan misteri ramalan jayabaya bait 159-164)

2. Lembah cawan di laut:

laut menyimpan banyak misteri yang belum terpecahkan. Dari kedalamannya yang tidak terukur, dan misteri lainnya seperti segitiga bermuda dan hilangnya pesawat di majenai.
Bagi kita tentulah laut selatan sudah tidak asing lagi. Kaum spiritualis tentu mengetahui sosok ratu selatan dengan segala fenomenanya seperti istana bawah laut beliau.
untuk kalangan spiritualis tertentu mengetahui bahwa sosok ratu selatan tersebut merupakan bawahan daripada sosok yang disebut sebagai Khidir AS. Untuk menambah wawasan perihal Khidir AS, silahkan kunjungi:

http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2004/12/20/LYR/mbm.20041220.LYR95175.id.html

Khidir AS, beliau juga memiliki masjid bawah lautnya. Letaknya di lembah (palung) laut sebelah utara pulau jawa. seperti yang kita ketahui beliau merupakan sosok yang dikuasakan untuk mengatur bumi baik angin, air, tanah dan api. dengan tugas yang diemban, tentulah usia beliau sama dengan usia bumi (menyanding sarung tua). Dalam al-qur’an, sosok beliau digambarkan sebagai pemuda di pinggir pantai dimana nabi Musa AS diperintahkan mengikuti beliau untuk mengetahui apa yang nabi Musa tidak ketahui.
sepertinya pemuda berjanggut dalam wangsit siliwangi adalah Khidir AS. Dimana beliau dan sp akan pindah ke lebak cawene, yaitu istana bawah lautnya yang konon terdapat bangunan mesjid bawah laut, berlokasi di laut sebelah utara pulau jawa.
Seperti kita ketahui pada ramalan jayabaya bait 172 sp merupakan pemberian dewa (utusan tuhan), Khidir AS pun begitu.

dengan demikian jelaslah sudah bahwa kita tidak akan bisa menemukan lebak cawene yang berlokasi di laut sebelah utara pulau jawa. “how low can you go?” :D

Di lebak cawene itu lah sp akan menikah:
“Engké jaga, mun tengah peuting, ti gunung Halimun kadéngé sora tutunggulan, tah éta tandana; saturunan dia disambat ku nu dék kawin di Lebak Cawéné.”

” Suatu saat nanti, apabila tengah malam, dari gunung Halimun terdengar suara minta tolong, nah itu adalah tandanya. Semua keturunan kalian dipanggil oleh yang mau menikah di Lebak Cawéné.”

pengertian secara tertulis sp masih melajang. Dia akan menikah di lebak cawene bawah laut.
Apabila benar, mungkin dapat bermanfaat untuk anda agar tidak salah pilih sp:
“172. iki dalan kanggo sing eling lan waspada ing zaman kalabendu Jawaaja nglarang dalem ngleluri wong apengawak dewa cures ludhes saka braja jelma kumara aja-aja kleru pandhita samusana larinen pandhita asenjata trisula wedha iku hiya pinaringa ning dewa”
- “inilah jalan bagi yang ingat dan waspada pada zaman kalabendu Jawa jangan melarang dalam menghormati orang berupa dewa yang menghalangi akan sirna seluruh keluarga jangan keliru mencari dewa carilah dewa bersenjata trisula wedha itulah pemberian dewa”

Secara umum:
- sp masih muda (bergelar pangeran perang, kumara menebus dosa)
- sp belum menikah
- sp berwajah tampan (seperti batara kresna) senyumnya manis sekali.(kitab musasar jayabaya)
- sp tegas (berwatak baladewa )
- sp sederhana (ratu tanpa mahkota)
- sp ucapnya jadi (ludah api, garis sabdanya tidak akan lama)
- sp sakti (sakti tanpa azimat, warisannya gatot kaca sejuta). Ini didapat stelah menerima wahyu. Sebab apabila sekarang beliau sudah sakti, tentulah beliau sudah muncul/bergerak.
- sp tau sebelum terjadi (weruh sa durung winarah / bisa iqra-baca apa yang dulu, sekarang dan yang akan datang)
- sp berdarah sunda.
- sp gak matre apalagi ngurusin yang namanya uang amanah. karena pada jaman genjlong sejagad, perekonomian dunia hancur, uang mungkin tidak berlaku. yang dicari makanan bukan uang. Nah masih sempat mikirin sertifikat uang amanah? Trus nagihnya kemana?
untuk gambaran mengenai genjlong sejagad, kunjungi:

http://m.youtube.com/watch?desktop_uri=%2Fwatch%3Fv%3DIt4LodT_uj0&v=It4LodT_uj0

- sp minta secara nista, tetapi itu hanya ujian.
- sp kunci harta karun tanah air = pada saat menjadi ratu adil, beliau di dampingi Khidir AS. Wajarlah apabila indonesia menjadi mercusuar dunia.
- Harta karun tanah air = kekayaan alam baik di laut (ikan, bahan tambang), darat (kesuburan, aneka bahan tambang, sumber air) dan udara (musim).

Catatan:
- semoga analisa saya bermanfaat untuk pembaca, agar tidak salah dalam mencari sp. Karena seperti yang sudah tertulis, akan banyak yang mengaku sp.
- apabila terdapat kesalahan dalam penulisan maupun pemahaman, mohon maaf.
- jangan sungkan untuk mengutarakan pendapat.
- terima kasih untuk dukungan para komunitas grup facebook.
- terima kasih untuk data:

http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2004/12/20/LYR/mbm.20041220.LYR95175.id.html

http://m.youtube.com/watch?desktop_uri=%2Fwatch%3Fv%3DIt4LodT_uj0&v=It4LodT_uj0

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.