jump to navigation

cerita humor 29 May 2011

Posted by nurkalakalidasa in Uncategorized.
Tags:
trackback

tulisan ini sebagai selingan dengan tujuan dapat menghilangkan jenuh serta penat dalam menyikapi sosok satrio piningit yg bagi sebagian dari kita belum ketahuan rimbanya..

bagi para pembaca yg memiliki cerita humor, jika berkenan di persilahkan untuk berbagi cerita humor baik fiksi maupun non fiksi dengan cara menuliskannya pada ruang komentar..

terima kasih sebelumnya.. 😀 😀 😀

Comments»

1. nurkalakalidasa - 29 May 2011

bus berisi anggota dewan tergelincir masuk jurang.. tak lama kemudian warga datang, lalu dengan cekatan mengubur secara masal rombongan dewan tersebut..

beberapa menit kemudian polisi datang dan bertanya: “apakah bapak² yakin mereka semua sudah mati..?”
warga menjawab dengan kompak: “sebenarnya tadi ada yg teriak² ngaku masih hidup pak, tapi bapak tau sendiri kan,.. omongan mereka GAK BISA DI PERCAYA….. 😀😀😀

Like

2. Bayangan - 30 May 2011

Wakakaka… ikut aja dah :D:D

Like

3. Cindy - 31 May 2011

Wacana tentang Satria Piningit sudah ada sejak dulu, termasuk pada zaman Sultan Hasanuddin, Banten. Tersebutlah seorang ahli spiritual yang sangat disegani oleh berbagai kalangan karena kesaktiannya, bahkan sebagian orang menganggap dialah sang Satria Piningit. Memang kebetulan ia (sebutlah Ki AA) pun merasa dialah SP.
Suatu saat Ki AA mendatangi Sultan Hasanuddin untuk meminta Sultan agar menyerahkan kekuasannya kepada Ki AA karena dialah SP yg dinanti2kan. Sultan memang agak yakin bahwa Ki AA inilah SP (hampir 100% kriteria terpenuhi), akan tetapi untuk memastikannya sang Sultan minta petunjuk dulu kepada Tuhan YME.
Setelah mendapat petunjukNYA, bertanyalah sang Sultan kepada Ki AA :
Sultan : “Apakah anda sudah mampu membawa diri anda kepada kebenaran sejati ?”
Ki AA : “Tentu, saya sudah mencapainya”
Sultan : “Sudah mampukah anda menyelamatkan akhlak manusia ?”
Ki AA : “Tentu, saya memiliki murid dan pengikut yg begitu banyak. Masyarakat di lingkungan saya pun menilai saya berhasil mendidik mereka.”
Sultan : “Maaf, ini lebih pribadi, sudah mampukah anda mengendalikan “burung” anda sendiri ? ”
Ki AA : “Untuk yg satu itu……maaf, saya blm berhasil….”

Like

4. B-aok boda-S - 31 May 2011

@cindi

hi.hi.hi….aya-aya wae.
ga tau nyata atau cuman cerita,tp hi.hi.hi si-gue nyekikik jingkrak2an sambil guling-guling di tanah…kwek kek kek.
banyolan khas sp juga ternyata bisa bikin ktawa orang.
tidak melulu serius,tegang-tegangan,galak-galakan,jaim-jaiman,dar der dor…

nuhun………

Like

5. nurkalakalidasa - 2 June 2011

ini merupakan kisah nyata ku..

waktu kecil, aku sakit di antar bapak ke dokter untuk berobat..

dokter memberikan obat cair berbentuk puyer gitu deh..

terus dalam perjalanan bapak menyuruh ku meminum biar cepet sembuh katanya..

dengan senang hati ku meminum puyer tersebut langsung tegak ala jagoan.. 8)

lumayan, hampir setengah botol habis ku tenggak..😀

terus sesampainya di kantor bapak, bapak menyuruh ku meminum lagi..

tapi untung saja teman bapak yg sedang melihat jenis obat tersebut memberitahu..

bahwa itu bukan obat untuk di minum.. melainkan obat kompres (rhypanol) 😯

begitulah nasib punya bapak cuek banget.. 😛

adakah teman² memiliki pengalaman lucu..?

di persilahkan untuk berbagi 😀😀😀

Like

6. resi alam - 2 June 2011

Maaf mas Nur, puyer itu obat bubuk yg dibungkus kertas (non kapsul).

Like

nurkalakalidasa - 2 June 2011

wew, maaf kalo gitu.. terus yg bentuk cair itu namanya apa kk..? 😯

Like

7. resi alam - 2 June 2011

Gpp mas, hanya koreksi sedikit aja.. Yg bentuk cair yah namanya tetep aja obat cair (liquid). begitu mas..

Like

nurkalakalidasa - 2 June 2011

terima kasih untuk infonya… 😀 😀 😀

Like

8. Dan Blue - 3 June 2011

Pada suatu hari seseorang menemukan figur ciri yang cocok dengan nubuatan para leluhur tentang SP. Setelah ditanyakan apakah benar dia SP yg sesungguhnya, lantas di-iyakan oleh SP ini.
Langsung orang itu mendesakkan SP untuk muncul ke khalayak dengan alasan kondisi negeri sudah kacau balau dan butuh penyelamatan.
Si SP langsung menjawab:
“Halah.. frekuensi aja belon nyambung koq gwa dipaksain muncul.
Gimana coba… klo seumpamanya nanti FPI bersabda ke gwa dengan kata2:
YAA AYYUHAL KAFIRUN….
Mangnya gwa kafirun ‘pa? Sembarangan! Hehehe..”

Like

9. Sandi Putra - 14 June 2011

Pada jaman dahulu kala , konon katanya orang tua, asal-usul diturunkannya sepuluh perintah Allah kepada bangsa yahudi, ceritanya demikian:
Dahulu sebelum memberikan Allah memberikan perintahNya kepada bangsa Yahudi, Allah telah menawari bangsa-bangsa lain terlebih dahulu.

Pertama Allah menawari bangsa Arab , kataNya pada orang Arab , “maukah kamu Kuberi perintah?”.
Orang arab itu menjawab: “Apa perintahMu “.
Allah :” PerintahKu ‘Jangan berjinah!’ ”
Orang arab: ” Maaf Allah, kalau perintah itu kami tidak bisa terima”.
(Karena orang arab mempunyai bayak harem /gundik).

Lalu Allah pergi ke barat dan bertemu dengan orang orang italy, kata Allah: “Maukah kamu Kuberi perintah?”
Orang italy menjawab: “Apa perintahMu”.
Allah: “Jangan membunuh!”
Orang italy: “Maaf Allah kami tidak bisa menerima perintah Mu itu”
(Mereka tidak bisa menerima karena mereka sebagai ganster harus membunuh musuh-musuh mereka, jadi mereka menolak perintah Allah itu).

Dari barat Allah pergi ke timur dan bertemu dengan bangsa cina, kataNya pada orang cina: “Maukah kamu Kuberi perintah?”.
Orang cina menjawab: “Apa perintahMu Allah”.
Allah : “Jangan berbohong!”.
Orang cina: “Maaf Allah kami nda bisa menerima perintah ini, karena kalau kami tidak berbohong kami tidak bisa berdagang”.

Allah merenung, kenapa semua yang ditawarinya menolak perintahNya, maka Allah berpikir akan memberi perintah yang lebih lunak , dan ketika Allah bertemu dengan bangsa yahudi , Allah bertanya kepada orang yahudi : “Maukah kamu kuberi perintah?”.
Orang yahudi menjawab: “bayar tidak Allah?” .
(Orang yahudi menanyakannya karena mereka terkenal kikir).
Allah : ” O… tidak usah bayar, ini Kuberikan cuma-cuma, gratis.. mau?.”
Orang yahudi senang jawabnya: “Kalau gratis mau, saya minta sepuluh…”
Demikianlah mengapa kita sekarang mengenal sepuluh perintah Allah.

Like

slamet supriyono - 12 December 2011

hahaha….

Like

10. raja phandita - 15 June 2011

ada saatnya bercanda namun jangan berlebihan
perintah pada nabi musa itu adalah wahyu…
MASYA ALLAH
istigfar jang

Like

11. Cindy - 16 June 2011

Ada lagi nih cerita tentang Nabi Musa.. Tidak lucu, tp ada pesan ttg Tauhid.
Nabi Musa dalam perjalanan malam bersama rombongan terjebak dalam badai gurun yg bgt dingin, dan berusaha mendapat tempat yg aman. Tiba2 beliau melihat seseorang yg sedang membakar sedikit daging unta (di tengah badai). Ketika beliau mendekat, ternyata orang tsb sedang berbicara sendiri,
“Ya Tuhan, sebentar ya sayang, dagingnya belum matang”, kemudian org tsb berkata lagi, “Tuhan pasti kedinginan, ini jubahku silakan dipakai.” sambil melepas jubahnya.
Nabi Musa marah dan berkata kepada orang itu, “kamu musyrik !, Kamu anggap apa Tuhan itu? Enyah kamu dari sini”.
Esok harinya, datanglah firman Allah kepada Musa, “Hai Musa, engkau telah mengusir orang yang begitu Mahabbah kepadaKu, maka kamu diwajibkan untuk mencari orang itu dan meminta maaf kepadanya”.

Like

12. yanto - 16 June 2011

Sudah terjadi Di Jawa: Larangan memakai Jilbab!!

Cerita ini berasal dari seorang teman dan ini benar-benar sangat menyedihkan namun inilah dunia kita…mungkin dunia ini sudah gila kali ya?!!

Ada seorang teman saya, suatu hari terpanggil untuk memakai jilbab. Karena hatinya sudah mantab dan tetap, dia pun pergilah ke toko muslim untuk membeli jilbab.

Setelah membeli beberapa pakaian muslim lengkap bersama jilbab dengan berbagai model (maklum teman saya itu stylish sekali), dia pun pulang ke rumah dengan hati suka cita.

Sesampainya di rumah, dengan bangga dia mengenakan jilbabnya. Ketika dia ke luar dari kamarnya, bapak dan ibunya langsung menjerit. Mereka murka bukan main dan meminta agar anaknya segera melepaskan jilbabnya.

Anak itu tentu merasa terpukul sekali…bayangkan:

Ayah ibunya sendiri menentangnya untuk mengenakan jilbab. Si anak mencoba berpegang teguh pada keputusannya, akan tetapi ayah ibunya mengancam akan memutuskan hubungan orang- tua dan anak bila ia berkeras memakainya.

Dia tidak akan diaku anak selamanya bila ia tetap menggunakan jilbab. Anak itu sedih sejadi -jadi nya. Dia merasa menjadi anak yang malang sekali nasibnya.

Tidak berputus asa, dia meminta guru tempatnya bersekolah untuk berbicara dengan orang tuanya agar ia diperbolehkan memakai jilbab. Apa lacur sang guru pun menolak.

Dia mencoba lagi berbicara dengan ustad nya dimana ia berguru untuk membujuk orang tuanya agar ia diizinkan memakai jilbab. Hasilnya ? Ustadnyapun menolak untuk memperjuangkannya.

Belum pernah rasanya anak ini dirundung duka seperti itu. Dia merasa betul-2 sendirian di dunia ini. Tak ada seorang pun yang mau mendukung keputusannya untuk memakai jilbab.

Akhirnya dia memutuskan untuk menggunakan jalan terakhir. Dia berkata pada orang tuanya:

“Ayah dan ibu yang saya cintai. Saya tetap akan memakai jilbab ini. Kalau tidak diizinkan juga saya akan gantung diri … !!”

Sejenak suasana menjadi hening. Ketegangan mencapai puncaknya dalam keluarga itu. Akhirnya sambil menghela napas panjang, si ayah berkata dengan lirih:

“Yanto, Yanto ! Nek koe wong wedok, yo sak karepe. Ning kowe iki wong lanang, lha kok nganggo jilbab?…Pancen bocah edannnn!! ”

Terjemahan:
“Yanto, Yanto! Kalau kamu anak perempuan terserah kamu. Kamu ini kan anak laki-laki kok pakai jilbab?…Memang kamu ini anak gak waras!!”

Like

13. claudy - 16 June 2011

Gusdur dan Bill Clinton: Siapa yang paling Pandai memerintah Anjing!

Suatu ketika pada waktu Gusdur menjabat sebagai Presiden RI, beliau diundang oleh Presiden AS Bill Clinton ke White House. Di tengah-tengah pembicaraan muncullah seekor anjing peliharaan Bill Clinton. Bill yang dikenal sebagai penyayang binatang itu langsung memperkenalkan anjingnya kepada Gusdur.

Bill : “Gusdur, lihatlah saya punya anjing yang sangat pintar, dia bisa menuruti apa yang saya perintahkan.”

Gusdur : “Masa iya?…..Saya ingin tau.”

Bill : “Coba anda perhatikan. Sit Down! (anjing itu langsung duduk)”

Bill : “Stand up! (anjing itu langsung berdiri)”

Bill : “Walk around! (anjing itu langsung berjalan keliling-keliling)”

Bill : “Lihat! Hebat bukan?”

Gusdur : “Gitu aja kok repot…Saya yang baru ketemu saja bisa lebih baik dari itu”.

Bill keheranan mendengar jawaban Gusdur. (dengan mimik tidak percaya)

Bill : “Boleh Anda buktikan ucapan Anda?”

Gusdur : “Silahkan…”

Bill : “Coba Anda buat dia menangis”

Gusdur berbisik kepada anjing : “Ssstt… ssttt….”

Anjing itu langsung menangis sedih. Bill terheran-heran.

Bill : “Sekarang coba buat dia tertawa”

Gusdur berbisik kepada anjing : “Ssstt… ssttt….”

Anjing itu langsung tertawa terbahak-bahak. Bill kembali terheran-heran dan Ia memikirkan cara supaya Gusdur gagal memerintah anjingnya…tak lama kemudian…

Bill : “Nah… sekarang coba bikin dia supaya stress berat…”

Gusdur berpikir sejenak. Lalu dia berbisik kepada anjing tersebut: “Ssstt… ssttt…”

Sang anjing pun langsung loncat ke sana kemari (melolong lolong tidak karuan..) sambil teriak histeris, naik ke atas meja, ke atas lemari sampai akhirnya dia melompat ke luar jendela dan jatuh ke tanah.

Bill Clinton kembali terheran-heran dan ia akhirnya mengakui kehebatan Gusdur sambil bertepuk tangan.

Bill : “Boleh saya tau apa yang Anda bisikkan sehingga anjing saya menangis begitu sedih?”

Gusdur :” Saya bilang, kasihan Indonesia, rakyatnya banyak yang miskin, jangankan untuk beli BBM, untuk akan sehari-hari saja mereka sangat kesulitan. Kamu beruntung dipelihara oleh Bill Clinton, bisa makan kapan saja kamu mau.

Bill : “Oh… pantesan. Anda memang hebat. Lalu apa yang Anda bisikkan sehingga anjing saya tertawa terbahak-bahak?”

Gusdur : “Saya bilang, orang Indonesia banyak yang pintar-pintar, sehat-sehat, mereka semua lebih pantas jadi presiden ketimbang saya…Tapi ternyata kok malah saya yang buta begini yang dipilih menjadi presiden.”

Bill : “Hahahaha… Jangankan anjing, saya juga ketawa. Anda memang jenius. Nah, lalu apa yang Anda bisikkan kepada anjing saya sehingga ia stress berat seperti itu?”

Gusdur : “Saya bilang, wahai anjing, saya ingin ajak kamu tinggal di Indonesia!”

Like

14. Sandi Putra - 18 June 2011

Ini cerita tentang si Otong . Ketika itu ia baru kelas satu SD, Pada hari itu pak guru menyuruh semua murid dikelasnya si Otong untuk maju membaca buku pelajaran di depan kelas secara bergiliran .Pada gilirannya si Otong ,teman-teman si Otong banyak yang ngobrol sendiri, sehingga pak guru menghardik anak-anak sambil mengetok-ketokan kayu penghapus papan tulis di atas meja , “TOK…tok…tok…diam anak-anak, diam!”. Rupanya pak guru harus melakukannya beberapa kali dan membutuhkan waktu beberapa menit. Ketika kelas sudah dapat tenang pak guru berkata kepada si Otong, “ya sudah…”. Maksud pak guru tentunya si Otong disuruh mulai mengeja/ membaca, tapi si Otong salah mengerti , si Otong malah ngeloyor ketempat duduknya., pak guru bengong …dikiranya si Otong sudah melakukan tugasnya.
Usut punya usut ternyata si Otong belum bisa mengeja/ membaca, makanya ia menggunakan kesempatan itu. Ah….dasar si Otong yang oon…. tapi kok ya pintar menggunakan kesempatan …sehingga pak guru nda tahu kalau si Otong belum bisa membaca…

Like

15. Sandi Putra - 18 June 2011

Ini ceritanya masih si Otong juga ketika si Otong belum bisa membaca. Suatu saat si Otong tidak berangkat sekolah karena bangun kesiangan, supaya ia tidak kena hukuman dikelas, besok harinya ia minta dibuatkan surat ijin kepada orang tuanya . Orang tua si Otong nda menolak maka dibuatkannya si Otong surat itu.
Dengan leganya si Otong menyerahkan surat ijin itu kepada pak guru. Tapi mulai hari itu si Otong mendapatkan perlakuan yang istimewa dari pak guru, sehingga si Otong sekarang sudah bisa membaca dengan lancar dan ia diberitahu orang tuanya bahwa surat itu bunyinya: “Pak guru anak saya si Otong ini memang agak bandel, tolong didisiplinkan supaya mau belajar dan rajin sekolah”.
Ah….si Otong jadi melongo….dasar oon….

Like

16. Sandi Putra - 18 June 2011

Si Otong sudah lancar membaca. ketika ia melihat bu Samin membuang sampah didekat papan pengumuman ( kira-kira dua meter jaraknya). Si Otong membacakan tulisan pada papan pengumuman itu, katanya: ” Bu inikan ada papan pengumuman `DILARANG MEMBUANG SAMPAH DISINI !!!` kenapa ibu masih membuang sampah disitu…”
Dengan ekspresi tidak merasa bersalah, bu Samin menjawab: “Tong, ibu kan tidak membuang sampah di bawah papan itu, kalau disini khan …boleh….”
Si Otong lagi-lagi melongo… lalu menggerutu ” Dasar samin…”

Like

17. nurkalakalidasa - 18 June 2011

kamus:
monyet = Kong
raja monyet = King Kong
monyet kumpul = KongRes
kerjasama monyet = Kong Kalikong
biskuit monyet = Kong G*an
monyet nyanyi = Sing Kong
monyet tua = Eng Kong
monyet ngobrol = Kong Kow
perusahaan monyet = Kong Si
pantat monyet = Bo Kong
monyet kaya = Kong Lomerat
monyet banyak duit = Cu Kong
kota monyet = Hong Kong
😀😀😀

Like

18. Sandi Putra - 20 June 2011

Pada waktu itu saya sedang jalan-jalan sambil menuntun anjing putih saya. Disuatu tempat saya mendengar seorang berkata lirih : “Gundala kok larinya pelan . . .”, saya nengok kearah suara itu , ada seorang ibu yang sedang menggendong anak balitanya. Saya jadi tersenyum-senyum karena saya ingat suatu iklan suplemen yang menggambarkan seoramg tante berjalan sambil membawa anjing putihnya dan Gundala (superhero) sebelum minum suplemen dibelakangnya nda bisa menyusul mereka. Asem . . . aqiu jadi malyu . . .

Like

19. Sandi Putra - 20 June 2011

Pada suatu pagi saya sedang jalan-jalan menuntun anjing saya, kami bertemu dengan dua orang wanita muda yang sedang bincang-bincang di pinggir jalan, yang satu duduk diatas sepeda motornya. Ketika kami melewatinya , rupanya anjing saya tertarik pada betis mulus perempuan yang duduk disepeda motornya, jadi dijilatnya betis mulus yang sedang duduk itu. Tentu saja yang punya betis teriak keras saking kagetnya. Lalu saya mendengar suara laki-laki ” Ooo. . . anjingnya sama kaya yang punya. . . suka cewek cantik . . . “.
Aduh. . . gue yang kena . . .gara-gara si Axcel anjing jantan saya itu.

Like

20. Sandi Putra - 21 June 2011

Ini kenangan lama, dulu ketika masih disekolah lanjutan (SMA) ada seorang siswa yang sangat bandel , sebut saja namanya si Bandel.
Hari itu kami kedatangan seorang guru baru, beliau datang dari kampung di Sumatra. Rupanya si Bandel punya ide ketika guru baru melewati kelompok kami yang sedang bergerombol pada saat jam istirahat sekolah, sapa si Bandel (pada pak guru dengan suara lembut dan sambil membongkokkan badannya) katanya: ” Baaaannngggssaaat. . . paaakkk. . . . . ”
Pak guru (juga dengan ramah) menyahut : “Selamat pagi, selamat pagi.”
Ah. .. pak guru, kok kamu lugu sekali cih. . .

Like

21. sablenk - 2 August 2011

mas nur, masih kecil aja udah kebal, apalagi sekarang. kayaknya kebal ama senjata juga kali ya..heheh

Like

nurkalakalidasa - 5 August 2011

ngaco.. 😛

Like

22. nurkalakalidasa - 18 October 2012

ini status teman di fesbuk 3 thn-an yg lalu kalo gak salah..
di jadiin notes.. terus di copy paste ke sini:

status temen

temen: dikala cakrawala membentangkan angkuhnya, gerak langkah ini pergi menjangkau bahtera..bersyair kedua tangan bersimbah doa, membawa keperkasaan hati memuja arti-nya hari.. die Befugnis des Menschen = the power of the human.
Komentar-Suka
5 orang menyukai ini.

nurkala: jam 0:46 kemarin
nice.., gw sambung yah bro…. mmh..
dan saat malam tiba sang bulan pun bertahta… sejuk aku rasa kokohnya iman didalam jiwa…😉 hapus

temen: jam 1:30 kemarin
tambah lagi yah…genggamlah jemari ini , kan kuajak menari di awan nan bermahkotakan pelangi…

nurkala jam 1:43 kemarin
maq… sakti jg dikaw..
wokeh gw sambung lg..
saat bersuka saat bercinta.. kau lelap terlena, dalam puisi ttg kita.. ;p hapus

temen: jam 1:52 kemarin
pendekaaar…>jemari ini takkan bernyanyi, jika suara hati dalam sunyi..bagai permadani mengarungi ibu pertiwi berbekalkan hati nan suci…ini cerita lakon sang sejati, tiada siang, malam dan pagi..tidak benua dan samudera..hanya pencaharian kepedihan hati untuk penduduk bumi dan satria sejati😉

nurkala: jam 2:01 kemarin
wew, voltase tinggi… lanjuuuttt….
wahai jiwa penuh warna.. sucikan hati jalani hari… kuat, sigap cerdas dan bijaksana.. bagaikan raja-raja di tanah jawa..
maju terus bangsaku.. jayalah indonesiaku…😉 hapus

temen jam 2:11 kemarin😀
…ini lah suara negeri indonesia berjaya, dari samudera hindia hingga pesisir amerika…satu kata untuk merdeka, banyak kata demi nusa…Gnite kamerad.

nurkala jam 2:17 kemarin
bhineka tunggal ika ada dalam garuda.. se-iya se-kata dalam cipta rasa dan karsa.. Gnite hunt.. hapus

temen2: jam 11:26 kemarin
Waduh para pujangga ga prnah kehbsan kata2x..bs jd lyrik lagu tuch..angkat 2 jempol bwt loe bro..;-)

temen: jam 12:46 kemarin
huahahaha.. that what i called, real time poem..kita bernyanyi disaat mereka mengarang😉

nurkala jam 12:55 kemarin
yup, kl bhs gw free style poem.. kl di pilm2 mandarin.. ada yg adu puisi sampe berdarah-darah… (tong pak fu ; stephen chow)

+_+ hapus

temen3: jam 12:57 kemarin
merdeka!!

temen: jam 13:22 kemarin
wakakakakakak…xi..xi..xi..xi..xi

temen4 jam 13:34 kemarin
hihi.. ga sangka, bgtu bnyk pujangga d negeri ini.. 2 thumbs up daah!!

note:dont try this at home 😛

Like

23. nurkalakalidasa - 26 October 2013

Ya Tuhan… kalau dia jodohku, dekatkanlah. Kalau dia bukan jodohku, Jauhkanlah. (edisi wajar)

Ya Tuhan… kalau dia jodohku, dekatkanlah. Kalau dia bukan jodohku, Tolong dibantu yak! Bimsalabim jadi apa prok 3x! (edisi Pak Tarno)

Ya Tuhan… kalau dia jodohku, dekatkanlah. Kalau dia bukan jodohku, tolong dicek lagi ! Mungkin salah baca. (edisi ngotot)

Ya Tuhan… kalau dia jodohku, dekatkanlah. Kalau dia bukan jodohku, TER LA LU… (edisi Bung Rhoma)

Ya Tuhan… kalau dia jodohku, dekatkanlah. Kalau dia bukan jodohku, tolong isi pulsa mama yaaaa. (edisi penipu)

Ya Tuhan… kalau dia jodohku, dekatkanlah. Kalau dia bukan jodohku, temennya lucu juga. (edisi nawar)

Ya Tuhan… kalau dia jodohku, dekatkanlah. Kalau dia bukan jodohku, pecahkan saja gelasnya biar ramai. (edisi Rangga)

Ya Tuhan… kalau dia jodohku, dekatkanlah. Kalau dia bukan jodohku, ya sudahlah… (edisi Bondan)

ya Tuhan.. jika dia jodohku, dekatkanlah. ..kalau dia bukan jodohku . .Dari dulu beginilah cinta, , sungguh deritanya tiada akhir (Edisi Pat Kay)

Ya Tuhan… kalau dia jodohku, lindungilah dia! Jangan sampai dia tertukar ato hilang. (edisi sendal saat Shalat Jumat)

Ya Tuhan… kalau dia jodohku, dekatkanlah. Kalau dia bukan jodohku, Prikitiew…(Edisi Sule)

Ya Tuhan… kalau dia jodohku, dekatkanlah. Kalau dia bukan jodohku APAAN TUUH !!! (versi Jaja Miharja)

Ya Tuhan kalo dia jodohku maka dekatkanlah , jika bukan biar hujan menghapus jejakmu (versi peterpan)

Ya Tuhan… kalau dia jodohku, dekatkanlah. Kalau dia bukan jodohku, Kami menuntut perubahan..!!! (edisi mahasiswa demo)

Ya Tuhan… kalau dia jodohku, dekatkanlah. kalau dia bukan jodohku, berarti kena zonk! (edisi super deal)

Ya Tuhan… kalau dia jodohku,dekatkanlah…klo bukan jodohku,yang lain pasti ketinggalan (edisi iklan yamaha)

Ya Tuhan… kalau dia jodohku, maka dekatkanlah. Kalau dia bukan jodohku, aduuuuh… ga gini2 juga kaleeeee… (versi sketsa )

Ya Tuhan… kalau dia jodohku, dekatkanlah. Karena aku ingin menjadi yang halal bagimu… (edisi Ayat-ayat cinta )

Ya Tuhan… kalau dia jodohku, dekatkanlah. Kalau dia bukan jodohku, SALAH GUE?!! SALAH TEMEN-TEMEN GUE?!! (edisi AADC)

Ya Tuhan… kalau dia jodohku, dekatkanlah. Kalau dia bukan jodohku dalangnya bingung wayangnya bingung yg penting bisa ketawa.. (edisi OVJ)

Ya Tuhan… kalau dia jodohku, dekatkanlah. Kalau dia bukan jodohku temen ngopi bareng juga boleh (♣edisi juragan kopi♣)

Ya Tuhan… kalau dia jodohku, dekatkanlah. Kalau dia bukan jodohku jangan bilang siapa² (edisi ratu-pinkan)

Ya Tuhan… kalau dia jodohku, dekatkanlah. Kalau dia bukan jodohku pulangkan saja aku pada ibuku atau pada ayahku (edisi betharia sonata)

Ya Tuhan… kalau dia jodohku, dekatkanlah. Kalau dia bukan jodohku alhamdulillah yah sesuatu.. (edisi syahrini)

Ya Tuhan… kalau dia jodohku, dekatkanlah. Kalau dia bukan jodohku bumi gonjang ganjing langit kelap kelip (edisi sujiwo tejo)

Ya Tuhan… kalau dia jodohku, dekatkanlah. Kalau dia bukan jodohku apa kata dunia.. (edisi naga bonar)

copas:
https://www.facebook.com/note.php?note_id=257461510939242

Like


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: